DEPARTEMEN KIMIA

FAKULTAS MIPA 

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Workshop “Bijak Kelola Sampah”: Mahasiswi Pendidikan Kimia UNP Ajak Siswa SD Peduli Lingkungan Sejak Dini

Workshop “Bijak Kelola Sampah”: Mahasiswi Pendidikan Kimia UNP Ajak Siswa SD Peduli Lingkungan Sejak Dini

Padang, 17 Juni 2025 — Mahasiswi semester 6 Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang, menggelar kegiatan workshop bertajuk “Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Menjadi Barang Berguna”. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 18 Air Tawar Selatan dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, dan dihadiri oleh siswa kelas 3, 4, dan 5 SD. Workshop ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Public Speaking Kependidikan yang dibimbing oleh Ibu Fitri Amelia, S.Si, M.Si, Ph.D dan Ibu Dwi Finna Syolendra, M. Pd.

Panitia Inti Kegiatan Workshop

“Menanamkan kesadaran kepada siswa-siswi sekolah dasar mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tujuan dari workshop ini” ujar Ulfa selaku Ketua Pelaksana Workshop. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, dampaknya terhadap lingkungan, serta cara pengelolaan sampah organik dan anorganik melalui praktik yang sederhana dan menyenangkan.

Acara dimulai dengan sesi pembukaan oleh MC formal, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana, yang menyampaikan latar belakang pelaksanaan kegiatan. Ibu Fitri Amelia, S. Si, M. Si, Ph.D., selaku dosen pembimbing mata kuliah Public Speaking Kependidikan menyampaikan terimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh pihak sekolah sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh wali kelas 5, Ibu Yen,  yang mewakili Kepala Sekolah.

Ketua Pelaksana   Ibu Fitri Amelia, S. Si, M. Si, Ph. D

 Guru yang mendamping ibu Yen

Sesi materi dibagi menjadi tiga bagian utama. Materi pertama membahas tentang definisi sampah, klasifikasinya, serta dampaknya bagi lingkungan. Materi kedua mengajak siswa untuk belajar mengolah sampah organik menjadi kompos menggunakan metode sederhana, yakni dengan memanfaatkan sisa makanan, tanah, dan tambahan cairan EM-4. Sementara itu, materi ketiga memberikan panduan praktis dalam mengolah sampah anorganik menjadi barang berguna. Salah satu contoh yang dipraktikkan adalah membuat kotak pensil dari botol plastik bekas yang dihias menggunakan kertas buram dan kemasan makanan ringan seperti bungkus mie, permen, dan kue.

MC Formal dan Non Formal Ranika Aprelita
Pemateri 1Annisa Zurrahmi Suqra

Pemateri 2 Annisa Fadhilla

Pemateri 3 Ulfa Monica

Kegiatan berlangsung interaktif dan menyenangkan, dipandu oleh MC non formal yang menghidupkan suasana. Selain sesi materi, terdapat pula kegiatan ice breaking dan permainan edukatif yang menambah semangat dan antusiasme peserta. 

Dokumentasi Kegiatan 

Sebagai hasil kegiatan, para siswa berhasil membuat dua produk sederhana namun bermanfaat yaitu kompos dari sampah organik yang dapat digunakan sebagai pupuk, dan kotak pensil daur ulang dari sampah anorganik. Kedua produk ini tidak hanya menjadi bukti nyata bahwa sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang berguna, tetapi juga menjadi sarana edukasi langsung bagi para siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sejak dini.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak positif, tidak hanya bagi siswa SD yang menjadi peserta, tetapi juga bagi mahasiswa sebagai calon pendidik yang mampu mengintegrasikan keterampilan public speaking dengan misi edukatif dan lingkungan. 

 

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

About Principal
Admin

Voluptas feugiat illo occaecat egestas modi tempora facilis, quisquam ultrices.

Follow us on

Workshop “Bijak Kelola Sampah”: Mahasiswi Pendidikan Kimia UNP Ajak Siswa SD Peduli Lingkungan Sejak Dini